• Rabu, 1 Desember 2021

Soal Monumen Covid-19 , TAP Jabar Mengaku Hanya Dilibatkan Sekali dalam Rapat

- Senin, 22 November 2021 | 18:00 WIB
Anggota Dewan Pakar Tim Akselerasi Pembangunan (TAP), Prof Dr Asep Warlan Yusuf SH MH (Dokumen Fokussatu.id)
Anggota Dewan Pakar Tim Akselerasi Pembangunan (TAP), Prof Dr Asep Warlan Yusuf SH MH (Dokumen Fokussatu.id)

FOKUSSATU.ID - Kalau memang ada cara lain, penghargaan dan pengakuan yang lebih baik bagi korban Covid-19, mungkin Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat pun akan mempertimbangkannya. Harus Ada Argumen dan Alasan yang kuat.

Anggota Dewan Pakar Tim Akselerasi Pembangunan (TAP), Prof Dr Asep Warlan Yusuf SH MH mengatakan hal tersebut dalam sesi pemaparan di diskusi publik virtual bertajuk Polemik Monumen Covid-19 yang digagas Forum Jurnalis Jabar (FJJ).

"Ini sungguh forum yang penting, forum yang menjadi bahan pertimbangan yang menyangkut kepentingan publik, baik anggarannya, programnya, dampaknya, kesannya, nilai-nilai yang dibangunnya bagus dalam forum forum seperti ini," ujarnya.

Baca Juga: Sekjen PDRI Membantah Terlibat JI dan Beri Dana untuk Aksi Terorisme

Asep yang juga Guru Besar Hukum Tata Negara sekaligus pengamat politik Universitas Parahyangan Bandung, mengakui memang pernah sekali dilibatkan dalam diskusi monumen Covid-19.

"Kalau saya memahami dari diskusi itu, ada beberapa hal yang saya ingin jelaskan dalam forum ini," ujarnya.

Pertama, monumen Covid-19 adalah sebuah pengakuan pemerintah kepada tenaga kesehatan dan ASN yang berkorban untuk melawan Corona. Untuk mengobati mereka yang terkena dan terpaparnya. Agar penyakit itu tidak meluas dan berjangka panjang.

Baca Juga: Polisi Akan Mediasi Persiteruan Keluarga Arteria Dahlan dengan Wanita yang Mengaku Anak Jenderal

"Jadi ada sebuah pengakuan pemerintah terhadap perjuangan mereka yang bergelut melawan Covid-19 ini," katanya.

Halaman:

Editor: Wisnu Fokussatu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Himbau Reuni 212 Sebaiknya Dihindari

Senin, 29 November 2021 | 21:04 WIB

Sebelum Dihabisi, Pelaku Ajak Korban Konsumsi Narkoba

Minggu, 28 November 2021 | 21:28 WIB

Kasus Mutilasi Dilatarbelakangi Sakit Hati

Minggu, 28 November 2021 | 20:55 WIB

Polisi Kantongi Dugaan Identitas Korban Mutilasi

Sabtu, 27 November 2021 | 21:08 WIB
X