Tujuan diberlakukannya kurikulum PAK ini juga, Dedi menyampaikan berkaitan dengan pengembangan pendidikan karakter. Sehingga, dengan sokongan dari Kajati Jabar yang akan terjun langsung ke setiap sekolah akan menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa maupun siswi.
"Termasuk, ternyata diamanatkan ke dalam presedensial di G20. Jadi di G20 baru diamanatkan, kita hari ini sudah selesai kurikulumnya dan sudah mau diterapkan di tahun ajaran ini," katanya.
Sementara itu, Kepala Kajati Jabar Asep N Mulyana mengatakan bersama Kadisdik Dedi Supandi pihaknya telah menggodok Kurikulum Pendidikan Anti Korupsi (PAK) dengan berbagai macam pendekatan dan mekanisme.
"Bahkan saya sudah sampaikan kepada pak Kadisdik, saya pun siap turun langsung untuk menjadi pengajar Pendidikan Anti Korupsi di Jabar baik di SMA, SMK maupun SLB," ujar Asep.
Asep juga memastikan telah memerintahkan jajaran di Kajati Jabar untuk bersinegri bersama Disdik Jabar dalam suksesi Pendidikan Anti Korupsi. Di mana nantinya, pihak Kajati Jabar akan turun langsung menjadi pengajar guna mencetak generasi muda yang anti korupsi.
"Tentu saja berbagai pendekatan dan mekanisme yang berbeda-beda tergantung situasi daerah dan kesiapan anak-anak itu dan tingkat pendidikan mereka," katanya.
Diketahui, pada kesempatan tersebut Kadisdik Dedi Supandi juga melakukan peninjauan SMK Mitra Industri 2100 dan produk teaching factory dari SMK Kota dan Kabupaten Bekasi. Termasuk melaksanakan penyematan tanda lulusan SMK langsung kerja. ***
Artikel Terkait
Disebut Langgar Statuta Pengelolaan Keuangan Oleh Pihak ITB, Ini Jawaban Pihak SBM ITB
Rektorat ITB Tegaskan Penerimaan Mahasiswa Baru SBM ITB Tetap Berjalan. Ini Nomor Hotline Pengaduannya !
Apa Itu Rhinosinusitis, Gejala dan Penyebabnya, Ini Penjelasan Dokter THT
Sambut Ramadhan 2022, Forum RW Kecamatan Astanaanyar Kota Bandung Sebarkan 1.000 Al Quran
Di Jabar, Kurikulum Anti Korupsi Diterapkan di SMA SMK dan SLB, Jaksa Jadi Guru