Puluhan Kegiatan Prioritas Diusulkan dalam Musrenbang Kecamatan Bogor Timur Tahun 2024

- Senin, 16 Januari 2023 | 21:56 WIB
Musrenbang tingkat Kecamatan Bogor Timur tahun 2024 di salah satu kedai di wilayah Kelurahan Katulampa, pada Senin (16/1/2023).
Musrenbang tingkat Kecamatan Bogor Timur tahun 2024 di salah satu kedai di wilayah Kelurahan Katulampa, pada Senin (16/1/2023).

FOKUSSATU.ID - Wali Kota Bogor Bima Arya menitipkan agar kampung tematik di Bogor Timur dan Jalan Regional Ring Road (R3) tetap berjalan untuk menunjang Kecamatan Bogor Timur sebagai pusat pemerintahan Kota Bogor yang baru.

Hal itu disampaikan saat Bima Arya menghadiri Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Bogor Timur tahun 2024 di salah satu kedai di wilayah Kelurahan Katulampa, pada Senin (16/1/2023).

"Akhir masa jabatan saya, penekanan prioritas yang dipenuhi dan keberlanjutan dari program, infrastruktur, SDM dan reformasi birokrasi. Yang sudah berjalan dipastikan berlanjut seperti Kampung Perca, Kampung Edas serta kampung tematik lainnya harus tetap dilanjutkan. Penekanan saya juga bukan hanya pembangunan fisik, tetapi penanganan pada stunting dan buang air besar sembarangan," ungkapnya.

Baca Juga: Dikabarkan Akan Dibongkar, Pedagang Pasar Bogor Ngadu ke Dewan

Bima Arya melanjutkan, Kecamatan Bogor Timur ini sebagai calon pusat pemerintahan Kota Bogor yang baru nantinya, walaupun realisasinya bergantung kepada ketersediaan anggaran di pemerintah pusat. Namun berkaitan hal ini sudah disetujui oleh pemerintah pusat, tinggal waktunya harus menyesuaikan, apakah tahun ini atau tahun depan.

"Desain sudah berjalan, kalau anggaran sudah ada baru dibuat konsep pastinya. Untuk Jalan R3 juga harus berjalan terus ke arah Wangun Kelurahan Sindangrasa dan kendalanya pembebasan lahan. Jembatan untuk R3 juga tengah kami ikhtiar kan ke pusat," tambah Bima Arya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor Jenal Mutaqin yang hadir dalam kegiatan tersebut menyebutkan, Musrenbang adalah ruh dari rencana pembangunan di Kota Bogor yang menggunakan sistem bottom up. Dimana program pembangunan mengambil aspirasi dari masyarakat yang ada di wilayah.

Baca Juga: Dua Orang Tewas Akibat Bentrokan Maut Karyawan WNA dan WNI PT GNI, Begini Kejadiannya

Sehingga, menurutnya, rencana dan ajuan dalam Musrenbang perlu dikawal hingga bisa menuntaskan akar permasalahan yang ada di warga.

Halaman:

Editor: Wisnu Sungkara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sholeh Iskandar Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Rabu, 25 Januari 2023 | 17:18 WIB
X