Harlah NU Ke-96, Ketua KPK RI: Nahdlatul Ulama Garda Terdepan Pemberantasan Korupsi

photo author
Fazar, Fokus Satu
- Selasa, 1 Februari 2022 | 00:27 WIB
Ketua KPK RI, Firli Bahuri: Kami ucapkan selamat memperingati Harlah NU Ke-96 (KPK RI)
Ketua KPK RI, Firli Bahuri: Kami ucapkan selamat memperingati Harlah NU Ke-96 (KPK RI)

“Syukur Alhamdulillah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) banyak di isi oleh insan - insan ANTIKORUPSI yang memiliki karakter Nahdliyin,”kata Firli.

Baca Juga: Tahun Baru Imlek 2573, Ridwan Kamil Imbau Cegah Kerumunan

Karakter Nahdliyin senantiasa menggelorakan semangat pengabdian tanpa batas para punggawa ANTIKORUPSI yang menjadi insan KPK, sehingga kami memandang tugas dan kewajiban yang penuh resiko dalam memberantas korupsi di bumi pertiwi, sebagai ladang ibadah untuk bekal di akhirat kelak.

Saya garisbawahi, tugas dan kewajiban penuh resiko ini tidak sedikitpun menjadi beban, apalagi mengendurkan semangat juang memberantas korupsi. Karena segenap insan KPK telah mewakafkan diri dan keluarga dalam perang badar melawan korupsi di republik ini.

Syukur Alhamdulillah, semangat dan ruh Nahdliyin semakin mengental disetiap insan KPK dalam setiap kerja keras, kerja cerdas serta kerja ikhlas penuh pahala dalam segenap daya upaya memberantas korupsi di Indonesia.

Baca Juga: Setelah Ditetapkan Tersangka, Edy Mulyadi Langsung Ditahan, Polisi Sita Akun Youtube Bang Edy Channel

Tidak berlebihan jika kami simpulkan bahwasanya setiap insan KPK dan elemen bangsa yang ikut andil dalam perang badar melawan korupsi di Indonesia, sejatinya adalah seorang Nahdliyin alami.

“NU tidak pernah berdiam diri dan membiarkan terjadinya penyimpangan-penyimpangan pengelolaan negara seperti korupsi,”ungkapnya

Apalagi dampak destruktif korupsi bukan hanya merugikan keuangan negara, namun dapat menghancurkan suatu bangsa karena korupsi merupakan bentuk pengkhianatan terhadap khittah kenegaraan.

Baca Juga: Gegara Tempat Jin Buang Anak, Edy Mulyadi Tersangka, Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Peran nyata dan andil besar NU, sangat dibutuhkan untuk menjaga khittah kenegaraan yang sejatinya adalah manifestasi cita-cita berdirinya republik ini, yang tak lain melindungi, menyejahterakan segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, mulai Miangas hingga Pulau Rote.

“Kami ucapkan selamat memperingati Harlah NU Ke-96, terimakasih atas khidmat NU dalam menyebarkan Aswaja dan meneguhkan komitmen kebangsaan, dengan semangat ANTIKORUPSI. Mari bersama kita hadirkan kejayaan umat, bangsa, rakyat dan negara, dalam bingkai NKRI,”pungkasnya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Fazar

Sumber: KPK RI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X