• Minggu, 17 Oktober 2021

Tolak komersialisasi Glow di Kebun Raya Bogor, Budayawan dan Ormas Geruduk Balai Kota Bogor

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 07:00 WIB
Budayawan dan Ormas se Bogor Raya unjuk rasa di Balai Kota Bogor (Foto : Dokumentasi)
Budayawan dan Ormas se Bogor Raya unjuk rasa di Balai Kota Bogor (Foto : Dokumentasi)

FOKUSSATU.ID - Ratusan Budayawan dan Ormas se-Bogor Raya menggelar unjuk rasa untuk menolak komersialisasi dengan adanya Glow di Kebun Raya Bogor. Unjuk rasa ini dilaksanakan di halaman Balai Kota Bogor, pada Rabu (13/10/2021).

Unjuk rasa ini merupakan aksi yang ketiga kalinya setelah dilakukan protes para Budayawan di depan pintu utama Kebun Raya Bogor beberapa waktu lalu. Kali ini, mereka mendatangi Balai Kota Bogor untuk menyampaikan tuntutan yang sama, yaitu menolak Glow yang dikelola oleh PT Mitra Natura Raya (MNR).

Pernyataan sikap penolakan Glow ini diserahkan secara resmi oleh perwakilan Budayawan kepada Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim yang didampingi oleh Dandim 0606/Kota Bogor, Kapolresta Bogor Kota, Kaban Kesbangpol, dan Kabid Satpol PP.

Baca Juga: Warga Ciapus Bogor 4 Orang Tewas Setelah Minum Miras Oplosan

Dalam aksinya, para Budayawan juga mementaskan pertunjukan Seni dan Budaya diantaranya Neupa Kujang Pakuwan Ku Guru Teupa Abah Ediyana Hadinata, Cepot dan Dewala Ngagugat ku Ki Yayat Odoy dan Ki Dalang Ceceng Arifin, Pentas Teater Yayasan Sirojul Huda, Kacapi Suling ku Ki Sukardi, Ki Pendi, Ki Wardi & kang Dodi Syarif Hidayat.

Selain itu, Pencak Silat PS Sabda Sunda, Karinding Kang Bojay Saparaksnca, Atraksi Debus Kang R. M. Nurdin (PJBN) Ki Raden (Pilar Sunda), Atraksi Lukis Langsung Ki Julu BATIK dan Kang Yansu Palataran, Tarawangsa Kang Agung Kang Mumuh Ki Dogar, serta Kidung Ambu Upit.

Koordinator Lapangan (Korlap), Iman Sobari meminta agar Wali Kota Bogor, PT MNR dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk komitmen menjalankan marwah Pajajaran, serta mempertahankan tatanan Kebun Raya Bogor.

Baca Juga: Satpol PP Kabupaten Bogor Bersihkan Spanduk Liar Tak Berizin

Hal itu, lanjut dia, sebagaimana posisi dan nilai Kebun Raya Bogor adalah Pusat Kabuyutan suku Sunda, konservasi keanekaragaman hayati, konservasi Cagar Budaya, Penelitian, Pendidikan, Wisata Ilmiah, dan Jasa Lingkungan.

Halaman:

Editor: Kusnad Fokussatu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X