PWI Pusat Kutuk Kekejaman Israel Atas Pembunuhan Wartawan palestine

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 22:31 WIB
Ketua Umum PWI Pusat Atal Sembiring Depari
Ketua Umum PWI Pusat Atal Sembiring Depari

FOKUSSATU.ID - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mengutuk keras pembunuhan wartawan Al Jazeera keturunan Palestina berkebangsaan Amerika Serikat, Shireen Abu Akleh.

Besar kemungkinan penembakan dilakukan tentara Israel saat Shireen meliput konflik yang terjadi di Kamp Pengungsi Jenin, Tepi Barat, wilayah Palestina yang dijajah Israel,

Dalam pernyataan pers yang beredar Sabtu (14/5), Ketua Umum PWI Pusat Atal Sembiring Depari mengatakan, pembunuhan seorang wartawan, apalagi yang tengah bertugas di lapangan, tidak hanya jelas-jelas melanggar hukum humaniter internasional, tetapi, juga merupakan kekejian yang sama sekali tidak berperikemanusiaan.

Baca Juga: Hari Pertama, Transaksi Bisnis Matching KKJ dan PKJB 2022 Sudah Mencapai Rp10,8 Miliar

“Apalagi sangat jelas bahwa Shireen sudah memakai rompi bertuliskan besar-besar Press, ”kata Atal.

PWI Pusat mengutuk kekejian yang hingga saat ini ditengarai dilakukan personel militer Israel itu. Boleh jadi upaya pembunuhan tersebut seiring dengan kerapnya Shireen melaporkan apa yang dilakukan tentara Israel di wilayah pendudukan Palestina.

“Rekam jejak Shireen selama ini menegaskan bahwa dirinya adalah seorang wartawan yang tak bisa membiarkan kekejaman dan ketidakadilan terjadi di wilayah pendudukan Palestina, yang seolah telah normal dilakukan aparat Israel,” kata Atal.

Baca Juga: Putra Wisnutama Siap Ladeni Tantangan Anak Sulung Ahok Duel Tinju, Nicholas Sean Sindir Sabian Tama Selingkuh

Aneka fakta kejahatan yang dilakukan tentara Zionis di wilayah pendudukan Tepi Barat, antara lain, mengebom kantor Al Jazeera di Jalur Gaza. Padahal, kantor itu juga menampung wartawan media AS, Associated Press (AP).

Halaman:

Editor: Wisnu Sungkara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini 6 Kampus PTN yang Masih Buka Jalur Mandiri

Kamis, 30 Juni 2022 | 10:25 WIB
X