Jusuf Kalla Soroti Isu Ijazah Jokowi: “Sudah 2–3 Tahun, Meresahkan Publik”

photo author
Fazar Kurniawan, Fokus Satu
- Sabtu, 11 April 2026 | 13:00 WIB
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menyoroti kasus ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi. (Sumber foto: Istimewa)
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menyoroti kasus ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi. (Sumber foto: Istimewa)

FOKUSSATU.ID — Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menilai polemik terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi telah berlangsung terlalu lama dan berdampak luas terhadap masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan JK usai melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri, Rabu (08/04/2026). Laporan itu berkaitan dengan dugaan penyebaran informasi bohong (hoaks) yang menyeret namanya sebagai pihak yang disebut mendanai Roy Suryo dan pihak lain dalam polemik ijazah Jokowi.

Menurut JK, isu tersebut telah bergulir selama dua hingga tiga tahun dan menimbulkan keresahan publik, sekaligus kerugian dari berbagai sisi.

"Kasus ini sudah 2 sampai 3 tahun. Meresahkan masyarakat, merugikan waktu, merugikan Pak Jokowi, merugikan semua. Puluhan miliar uang habis, baik untuk pengacara maupun hal lainnya, termasuk waktu saya yang hilang," ujar JK di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Roy Suryo CS Ajukan SP3 Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Tolak Restorative Justice

JK menegaskan, polemik ini tidak hanya berdampak secara materiil, tetapi juga memicu perpecahan di tengah masyarakat akibat perdebatan yang terus berlarut-larut di ruang publik.

"Waktu kita habis, biaya mahal, dan terjadi perpecahan di masyarakat. Pro kontra itu kan perpecahan, bahkan sampai ramai di televisi. Ini mengganggu kehidupan sosial kita," katanya.

Ia menilai kondisi tersebut berpotensi merusak harmoni sosial jika tidak segera diselesaikan.

Dalam pandangannya, polemik ijazah Jokowi sebenarnya dapat diselesaikan dengan langkah sederhana. JK meyakini bahwa Jokowi memiliki ijazah asli, sehingga persoalan bisa segera diakhiri jika dokumen tersebut diperlihatkan kepada publik.

"Saya yakin Pak Jokowi punya ijazah asli. Sebenarnya sederhana, tinggal ditunjukkan saja supaya polemik ini berhenti," tuturnya.

Baca Juga: Ijazah JkW Nggak Boleh Difoto, Ijazah Mohammad Hatta Dipajang di Universitas Belanda

JK juga berharap langkah tersebut dapat mengakhiri perdebatan panjang yang dinilai telah menguras energi bangsa.

"Saya yakin Pak Jokowi mengerti dampak sosialnya. Daripada masyarakat terus berseteru bertahun-tahun, lebih baik diselesaikan," imbuhnya.

Lebih lanjut, JK menegaskan keyakinannya bahwa Jokowi tidak menginginkan masyarakat terpecah akibat persoalan ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Fazar Kurniawan

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X