• Minggu, 17 Oktober 2021

Polisi Lumpuhkan Lelaki Diduga ODGJ dengan Timah Panas, Ini Kronologinya

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 14:35 WIB
Telah terjadi penusukan di Kp. Ciwaruga Rt.03 Rw. 05 Ds. Ciwaruga Kec. Parongpong KBB. (Instagram Info Ciwaruga Parongpong)
Telah terjadi penusukan di Kp. Ciwaruga Rt.03 Rw. 05 Ds. Ciwaruga Kec. Parongpong KBB. (Instagram Info Ciwaruga Parongpong)

FOKUSSATU.ID - Ngamuk nggak mau dibawa berobat ke Ajengan Ubay di Subang, Aep (31), tusuk tiga orang, satu tewas. Karena membahayakan, pelaku dilumpuhkan, pahanya ditembus timah panas, Senin 11 Oktober 2021.

Peristiwa yang menggemparkan warga itu terjadi Kp Ciwaruga RT 03 RW 05 Desa Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin 11 Oktober 2021.

Korban meninggal dunia, Ajeng Ruhiyat(60), Kp Tutugan RT 05 RW 05 Ciwaruga. Korban luka Ujang Sumarna (43) Kp Ciwaruga RT 04 RW 05 Ciwaruga, dan Ian (40) Kp Ciwaruga RT 05 RW 05 Ciwaruga.

Baca Juga: Sentul City Menyerah, Nurut Dengan Rocky Gerung, Ini Penjelasannya

Utchup Levy, lewat informasinya di instragram info ciwaruga parompong menjelaskan Ajeng Ruhiyat, langsung dimakamkan, tak lama setelah dinyatakan meninggal dunia.

Sementara, Ujang Sumarna dirawat di RS Hasan Sadikin, dan Ian di RS Cibabat, untuk menjalankan operasi.

"Awalnya pengurus (RW) dapat laporan keluarga pelaku yang akan membawa pelaku ini ke Subang untuk diobati. Karena dia diduga mengidap gangguan kejiwaan. Jadi mau diobati di salah satu pesantren di bawah asuhan Ajengan Ubay," kata Idham Hasyari, saksi mata sekaligus keluarga korban, kepada wartawan di rumah duka, Selasa (12/10/2021).

Baca Juga: Jokowi Izinkan Dana Kereta Cepat Jakarta Bandung dari APBN, DPRD Jabar Ikut Senang

Aksi penusukan itu begitu cepat dan tak menyangka pelaku, inisial Aep, bakal menyerang menggunakan pisau. "Jadi dari pagi kita sudah bolak balik, tapi pelaku ini sempat mengamuk. Jadi kita balik lagi sore, saat di lokasi (rumah pelaku), si pelaku sudah keluar dari kamarnya menunggu warga dengan posisi tangan di dalam jaket terus menantang warga. Jadi kita enggak tahu di dalam jaketnya itu sudah ada senjata tajam," tutur Idham.

Halaman:

Editor: Wisnu Fokussatu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X