Berdiri Sejak Era Majapahit Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu Eksis Hingga Kini

- Sabtu, 22 Oktober 2022 | 22:00 WIB
Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu berdiri sejak era Majapahit eksis hingga kini
Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu berdiri sejak era Majapahit eksis hingga kini

FOKUSSATU.ID-Pondok  pesantren ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang dalam sejarah pendidikan di Indonesia.
Bahkan ada beberapa pesantren yang usianya sudah lebih dari 5 abad. Salah satunya adalah Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu

Pondok ini berdiri mendahului Universitas Indonesia yang didirikan pada tahun 1849, dimana awalnya bernama Dokterdjawaschool Batavia yang lulusannya memiliki gelar Dokter Jawa.
 
Penamaan gelar ini ada hubungannya dengan peraturan dari kolonial Belanda yang hanya memperbolehkan lulusan dokter untuk membuka praktek di wilayah Hindia, khususnya di Pulau Jawa. Barulah kemudian sekolah dokter ini berubah nama menjadi STOVIA.

Pondok pesantren yang berada di Desa  Sumberadi, Kebumen, Jawa Tengah ini didirikan pada 25 Sya’ban 879 H atau Rabu, 4 Januari 1475 M.

Pendirinya adalah Sayid Muhammad Ishom Al-Hasani atau yang dikenal dengan nama laqob Sayid Abdul Kahfi Al-Hasani, seorang tokoh Syaikh atau ulama yang berasal dari Hadramaut Yaman yang lahir pada tanggal 15 Sya’ban 827 H di kampung Jamhar, Syihr

Baca Juga: Sarung dan Peci Warnai Peringatan Hari Santri 2022


Sayid Abdul Kahfi Al-Hasani merupakan anak pertama dari 5 bersaudara. Ayahnya bernama Sayid Abdur Rasyid bin Abdul Majid Al-Hasani dan ibunya bernama Syarifah Zulaikha binti Mahmud bin Abdullah bin Sayid Shahabuddin Al-Huseini seorang qodhil qudhoh di Inath. Ayah dari Sayid Abdul Kahfi Al-Hasani merupakan keturunan Rasulullah Saw ke-22 dari Sayidina Hasan ra., melalui jalur Sayid Abdul Bar yang merupakan putera dari Sayid Abdul Qadir Al Jaelani Al Baghdadi.

Sayid Abdul Kahfi Al-Hasani datang ke Jawa tahun 852 H/1448 M ketika masa pemerintahan Prbu Kertawijaya  atau yang dikenal dengan julukan Prabu Brawijaya I (1447 – 1451). Sistem kepengasuhan pesantren ini, sejak didirikan, diasuh oleh keturunan lelaki pertama. Saat ini, Pesantren Alkahfi diasuh oleh KH. Afifudin Chanif Al-Hasani yang merupakan generasi ke-16 dari pendiri pertama.


Dalam  usianya yang lebih dari lima abad, pesantren yang hanya berjarak sekitar 1,5 km dari Jalan Raya Kebumen-Kutoarjo itu masih bertahan menjadi pusat pendidikan islamiyah. Dari masa ke masa, pesantren ini menelurkan para tokoh dan  ulama yang tersebar di nusantara. Bahkan pada masa perjuangan, pesantren Al Kahfi menjadi pusat perjuangan umat Islam dalam melawan penjajah Belanda.***

Editor: Arismen Fokussatu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Peneliti IPB University Ciptakan Obat Herbal Antigout

Jumat, 27 Januari 2023 | 11:28 WIB

Belajar Tahun 90-an VS Sekarang

Jumat, 30 Desember 2022 | 21:47 WIB

Diklat Integrasi Kampus Kebangsaan TNI-POLRI

Minggu, 18 Desember 2022 | 12:54 WIB

BPC HIPMI Kota Bandung Gelar Kuliah Umum

Jumat, 16 Desember 2022 | 11:14 WIB

Three Fortech Meriahkan Panen Karya SMAN 3 Bandung

Rabu, 16 November 2022 | 10:16 WIB
X