Kolaborasi Pemkot Bandung dan ITB Hadirkan Living Lab dan Smart City, Bisa Menjadi Faktor Pendongkrak Ekonomi

- Rabu, 11 Mei 2022 | 20:49 WIB
Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyambut positif kerja sama ini. Menurut Yana, kerja sama dalam menghadirkan konsep kota cerdas (smart city) bisa menjadi salah satu faktor pendongkrak ekonomi Kota Bandung pascapandemi Covid-19.
Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyambut positif kerja sama ini. Menurut Yana, kerja sama dalam menghadirkan konsep kota cerdas (smart city) bisa menjadi salah satu faktor pendongkrak ekonomi Kota Bandung pascapandemi Covid-19.


FOKUSSATU.ID - Pemerintah Kota Bandung dan Institut Teknologi Bandung menjajaki kerja sama Smart City & Community Innovation Center (SCCIC). Hal itu tercetus saat perwakilan SCCIC melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Bandung, Rabu 11 Mei 2022.

Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyambut positif kerja sama ini. Menurut Yana, kerja sama dalam menghadirkan konsep kota cerdas (Smart City) bisa menjadi salah satu faktor pendongkrak ekonomi Kota Bandung pascapandemi Covid-19.

“Smart city bukan hanya berbicara digitalisasi saja. Tetapi orangnya, pemerintahnya, itu juga perlu smart,” ucap Yana di Balai Kota Bandung, Rabu 11 Mei 2022.

Baca Juga: KEREN, Ruang Publik Itenas Tingkatkan Imunitas Warga Bandung

Senada dengan Yana, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana menyambut positif kerja sama ini.

Ia menjelaskan, gagasan smart city berulang kali hadir di Kota Bandung. Ujicobanya dilakukan di level kewilayahan.

Secara teknis, salah satu konsep yang ditawarkan pihak SCCIC ialah Living Lab. Prof. Suhono Harso Supangkat selaku perwakilan dari SCCIC menjelaskan, konsep Living Lab ini merupakan laboratorium kehidupan yang langsung diterapkan di suatu kawasan.

Baca Juga: WASPADA Penyakit Hepatitis Akut, Berikut Kata Dinkes Kota Bandung

Hal ini dimaksudkan agar solusi dari permasalahan di suatu wilayah dapat ditemukan solusinya dan diaplikasikan di lapangan.

“Meski bentuknya laboratorium, namun dampaknya bisa dirasakan masyarakat,” ujar Prof. Suhono.

Ia juga menyebut kegiatan G20 bisa menjadi momentum kebangkitan bagi inovasi smart city di daerah. Sebagai akademisi, Suhono berharap ITB dapat berkontribusi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Bandung.

Baca Juga: Pembiayaan BNI ke Sektor Pertambangan, Pengamat Ini Tegaskan Tak Langgar Konsep Kehatian-hatian

“Bagaimana caranya kita melakukan hal sederhana, namun bisa dirasakan masyarakat dampak (positifnya),” ujar Suhono.

Ke depannya, Pemkot Bandung dan ITB bakal menjalin kolaborasi ke hal yang lebih teknis terkait kerja sama ini.***

Editor: Wisnu Sungkara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bolehkah Daftar PPDB 2 Kali? Ini Penjelasannya

Senin, 20 Juni 2022 | 15:26 WIB
X