nasional

Panglima TNI Pilihan Jokowi, Jenderal TNI Andika Perkasa Dinilai Komplit

Rabu, 3 November 2021 | 17:24 WIB
Jenderal TNI Andika Perkasa

FOKUSSATU.ID - Presiden Joko Widodo mengusulkan satu nama untuk menjadi Panglima TNI. Dialah KSAD Jenderal Andika Perkasa.

Presiden menyebut bahwa tour of duty dari Andika Perkasa termasuk komplit.

Lantas, seperti apa rekam jejak pendidikan calon Panglima TNI Andika Perkasa?

Kabar pengusulan calon Panglima TNI terhadap Jenderal Andika Perkasa disampaikan Ketua DPR Puan Maharani. Ia mengatakan, lembaganya menerima Surat Presiden (Surpres) mengenai pengajuan calon Panglima TNI dari Presiden Jokowi.

Baca Juga: Mutasi Polri, Irjen Pol Firman Santyabudi Jabat Kakorlantas

"Presiden mengusulkan nama satu calon Panglima TNI. Atas nama Jenderal TNI Andika Perkasa," ujar Puan Maharani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (3/11/2021).

Puan menjelaskan, Jokowi hanya mengusulkan satu nama. Setelah menerima Surpres, sambungnya, DPR akan segera mempersiapkan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto diinfokan akan pensiun pada 8 November 2021. Hadi Tjahjanto menjabat sebagai Panglima TNI sejak 2017, menggantikan Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

Baca Juga: Kembali PT Jasa Marga Buka Lowongan Kerja di Bulan November, Ini Syaratnya

Pendidikan Calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa

Calon Panglima TNI ini diketahui memiliki gelar pendidikan sebagai Jenderal Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D. Pria kelahiran 21 Desember 1964 ini juga mengenyam studi di Amerika Serikat dan Indonesia di awal masa berkarier


Akademi Militer (1987)
Sekolah Dasar Kecabangan (Sesarcab) Infanteri
Pendidikan Komando
Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) (1999)
Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI
Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI
The Military College of Vermont, Norwich University, Norwich, AS
National War College, National Defense University, Washington D.C., AS (2003)
The Trachtenberg School of Public Policy and Public Administration, University of George Washington, Washington D.C., AS (2005)

Baca Juga: Jakarta Level 1, PPKM Kembali Diperpanjang Hingga 15 November


Terkait operasi militer, Andika pernah memimpin penangkapan seorang yang dituduh sebagai pimpinan Al Qaeda, Omar Al-Faruq, di Bogor, pada 2002. Ia juga disebut pernah melaksanakan operasi dan operasi teritorial di Timor Timur pada 1990 dan 1992, dan operasi bakti TNI di Aceh pada 1994. Andika juga disebut-sebut pernah melakukan misi operasi khusus di Papua.

Halaman:

Tags

Terkini