Seperti di Desa Banyusari, dari anggaran yang tersedia untuk 10 rumah senilai Rp175 juta, melalui tender rakyat, UMKM pemenang siap membangun dengan pagu senilai Rp164 juta rupiah saja. Sementara biaya tukang untuk 10 rumah senilai Rp25 juta. Sisa uang bantuan hasil penghematan dapat dibelikan kembali untuk bahan bangunan tambahan jika diperlukan.
Maruarar menilai, program bedah rumah ini berpotensi mendorong perputaran ekonomi di berbagai daerah serta menghadirkan keadilan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Bupati Bandung Dadang Supriatna menyebutkan alokasi bedah rumah BPPS di wilayahnya menyasar sebanyak 966 unit rumah tidak layak huni yang tersebar di 63 desa di 23 kecamatan.***(011)
Artikel Terkait
Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Toni Resmi Nahkodai PELTI, Siap Dongkrak Prestasi Tenis
5 Tips Pakai Motor Listrik Harian Supaya Tetap Praktis dan Nyaman
Di Balik Tembok Tinggi, Cara Ibnu Wibowo Membangun Sistem Keamanan Humanis
Harumkan Nama Sukabumi di Internasional, Model Muda Diapresiasi Wali Kota
Sepanjang 2025, KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Lebih dari Rp1,1 Miliar