• Selasa, 4 Oktober 2022

DPRD Kota Bandung Sambut Baik Rencana PT PPI Guyur Minyak Goreng Curah Bagi UKM

- Minggu, 10 April 2022 | 20:19 WIB
Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., bertemu dengan PT PPI Cabang Bandung sebagai distributor minyak goreng curah, di Kantor PT PPI, Bandung
Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., bertemu dengan PT PPI Cabang Bandung sebagai distributor minyak goreng curah, di Kantor PT PPI, Bandung

FOKUSSATU.ID - Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., bertemu dengan perwakilan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) sebagai distributor minyak goreng curah, di Kantor PT PPI, Bandung.

Kehadiran Tedy ini didampingi Kepala Disdagin Kota Bandung Elly Wasliah dan diterima General Manager PT PPI Cabang Bandung Bayu Adhi Wardana.

Tedy menyambut baik langkah besar PT PPI dalam membantu Kota Bandung. PT PPI merupakan BUMN yang ditunjuk untuk mengalokasikan dan mendistribusikan minyak goreng curah dari pemerintah pusat, di antaranya untuk Kota Bandung.

Baca Juga: Prokes Covid-19, Babinsa Gunungguruh dan Kodim Berikan Himbauwan Kepada Warga dan Pelajar

“Kali ini PT PPI sebagai distributor akan memulai, dan distributor yang lain khususnya untuk pasar akan menyusul. Kesanggupan distribusi PT PPI satu minggu itu bisa satu sampai dua kali pengiriman 8 ribu liter. Jadi kurang lebih ada 16 ribu sampai 24 ribu liter kebutuhan bagi pelaku UKM. Mudah-mudahan jadi berkah bagi pelaku UKM dan harga bisa lebih murah,” tutur Tedy.

Ia mengungkapkan, masyarakat dan pedagang telah terbebani oleh kelangkaan minyak goreng khususnya tipe curah di pasaran. Setiap upaya telah dilakukan para pedagang agar ketersediaan minyak goreng curah tidak menambah sulit warga dan konsumen.

“Kita banyak menyaksikan pedagang berani menandatangani pakta integritas untuk tidak menjual harga minyak goreng curah di atas HET (harga eceran tertinggi) atau di atas Rp14 ribu per liter,” tuturnya.

Tedy mengambahkan, dirinya rutin turun langsung ke pasar-pasar karena minyak goreng ini menjadi kebutuhan masyarakat dan benar-benar harus dikawal. Dari pantauan di lapangan, kelas bawah dan UKM sangat membutuhkan minyak goreng curah ini.

“Mereka bukan hanya mengeluhkan, tetapi menjerit. Jadi warga kalau untuk minyak goreng kemasan, kan itu untuk kelas menengah, ya. Jadi besar harapan masyarakat agar harga Rp14 ribu minyak goreng curah di end-user (konsumen pengguna) ini bisa diimplementasikan. Ini yang terus kita upayakan, ke sana kemari,” katanya.

Halaman:

Editor: Wisnu Sungkara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HJKB212 Solidaritas Inklusif ala Bantu Tetangga

Senin, 26 September 2022 | 19:41 WIB

Yunimar: Yuk, Ramaikan HJKB 212

Jumat, 23 September 2022 | 18:48 WIB

MANTAP! Pemkot Bandung Tertibkan Sejumlah Reklame Ilegal

Selasa, 20 September 2022 | 18:14 WIB
X