nasional

Beredar Dugaan Chat Grup Ortu Mahasiswa UI, Nilai Tindakan Kampus ke Terduga Pelaku Pelecehan Malah Jadi Bola Liar

Rabu, 15 April 2026 | 08:50 WIB
Beredar Dugaan Chat Grup Ortu Mahasiswa UI, Nilai Tindakan Kampus ke Terduga Pelaku Pelecehan Malah Jadi Bola Liar

FOKUSSATU.ID - Beredar tangkapan layar berisi grup percakapan daring atau chat yang diduga berisi tanggapan para orang tua mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) usai anaknya terjerat skandal pelecehan seksual.

Hal itu mencuat ke permukaan, setelah pengungkapan 16 mahasiswa FH UI dalam kasus dugaan pelecehan pada sidang internal kampus, pada Selasa, 14 April 2026.

Dalam unggahan Instagram @creativox, pada Rabu, 15 April 2026, dilaporkan, kasus pelecehan seksual yang menyeret 16 mahasiswa FH UI itu kembali menjadi sorotan publik setelah muncul pembahasan soal keterlibatan orang tua para terduga pelaku.

Pada narasi yang beredar, disebutkan adanya isi percakapan grup chat orang tua yang dinilai ikut membela, melindungi, hingga berupaya menahan proses penanganan kasus terhadap anak mereka.

Baca Juga: Skandal Pelecehan Seksual oleh 16 Mahasiswa FH UI Berujung Sidang yang Picu Emosi Massa

"Sorotan ini memicu diskusi luas mengenai peran orang tua dalam mendidik anak untuk bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan," tulis postingan tersebut.

"Dukungan keluarga seharusnya tidak menutup ruang keadilan, melainkan mendorong penyelesaian yang jujur, berpihak pada korban, dan memberi efek pembelajaran agar kasus serupa tidak terulang," tambahnya.

Lantas, bagaimana dugaan isi percakapan ortu mahasiswa FH UI yang beredar di tengah ramainya skandal pelecehan di lingkungan kampus tersebut? Berikut ini ulasannya.

Dinilai Cenderung Menyalahkan Pihak Kampus

Sebagian publik menilai, tangkapan layar percakapan yang diduga berasal dari grup orang tua mahasiswa FH UI itu dinilai cenderung membela para terduga pelaku.

Baca Juga: Dua Tersangka Korupsi PT BDS Ditahan, Kejari Isyaratkan Ada Nama Lain, Kerugian Negara Rp128,5 Miliar

Terlebih, sejumlah pernyataan dalam chat menunjukkan kecenderungan menyalahkan pihak yang pertama kali mengungkap kasus ini ke publik.

Dalam tangkapan layar yang beredar, sejumlah anggota grup terlihat menyesalkan penyebaran kasus ke ranah publik.

Mereka menilai tindakan tersebut tidak bijak dan berdampak luas terhadap nama baik mahasiswa serta keluarga.

Halaman:

Tags

Terkini