Kabar Duka, Maestro Karawitan Sunda Tan De Seng Tutup Usia

photo author
Asep Fokussatu, Fokus Satu
- Minggu, 6 November 2022 | 18:29 WIB
Maestro karawitan Sunda, Tan De Seng (Ist)
Maestro karawitan Sunda, Tan De Seng (Ist)
 
FOKUSSATU.ID - Seniman sekaligus budayawan Sunda asal Kota Kembang Bandung, Tan De Seng dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (6/11/2022).
 
Sang maestro karawitan ini meninggal diusianya yang kini menginjak 80 tahun.
 
Menurut kabar, Tan De Seng meninggal karena sakit. Usianya yang sudah tidak muda lagi membuat Tan De Seng sering dilanda sakit-sakitan.
 
 
Hal ini seperti dibenarkan oleh Boy Worang, sahabat almarhum.
 
"Meninggal Pukul 13.30 WIB karena sakit," kata Boy kepada wartawan.
 
Boy menuturkan, sebelum meninggal, almarhum sempat beberapa kali dirawat di rumah sakit.
 
Menurut Boy, adapun penyakit yang diderita sang maestro itu yakni sakit pencernaan dan gangguan pernapasan.
 
 
"Sudah tua juga, sudah beberapa kali masuk rumah sakit, meninggal di usia 80 tahun," ucapnya.
 
Saat ini, jasad almarhum Tan Deseng disemayamkan di Rumah Duka Nana Rohana Blok D dan E, Warung Muncang, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung.
 
 
Belum diketahui Tan Deseng akan dimakamkan di mana. Menurut Boy saat ini pihak keluarga masih berembuk terkait lokasi pemakaman.
 
Sekadar informasi, Tan Deseng lahir 22 Agustus 1942 tepatnya di kawasan Pasar Baru, Kota Bandung. Dia adalah musisi, seniman, budayawan terkenal khususnya dalam kesenian Sunda hingga ia dianggap sebagai Maestro Karawitan pada tahun 2015 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Asep Fokussatu

Sumber: Berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Anggota Bawaslu Kota Sukabumi Laporkan Leasing

Senin, 13 April 2026 | 22:00 WIB
X