• Rabu, 20 Oktober 2021

Batal Satu 'Rumah' dengan Newcastle, Stabilitas Keuangan Inter Masih Belum Jelas

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 23:46 WIB
Stadion San Siro atau Giuseppe Meazza yang menjadi kandang Inter Milan dan AC Milan. (PIXABAY)
Stadion San Siro atau Giuseppe Meazza yang menjadi kandang Inter Milan dan AC Milan. (PIXABAY)

FOKUSSATU.ID - Meskipun laporan tentang pengambilalihan Inter Milan oleh PIF, konsorsium dari Arab Saudi yang mengambil alih kepemelikan Newcastle United dalam waktu dekat telah dibatalkan, stabilitas keuangan Suning dan masa depan Inter masih belum jelas, dengan rencana restrukturisasi utang sedang berlangsung.

Perusahaan China Suning terpukul keras oleh pandemi dan menjual beberapa aset untuk mengumpulkan dana selama beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Setelah Conte, Mourinho Dirumorkan Jadi Kandidat Pelatih Newcastle

Baca Juga: Klaim Segera Diamond Gratis Free Fire Terbaru

Menurut Il Sole 24 Ore, Financial Times versi Italia, Suning terus berjuang dan bekerja sama dengan salah satu bank terbesar Pemerintah, Citic, untuk menyusun rencana restrukturisasi utang.

Situasinya sangat buruk sehingga Inter sekarang mewakili aset terbesar Suning, dan klub baru saja mengumumkan kerugian sebesar €245 juta per tahun.

Itu adalah rekor baru kerugian yang dialami klub sepanjang masa untuk keuangan tim di kompetisi Serie A.

Jadi, sementara klaim surat kabar Libero tentang negosiasi intensif dengan PIF, dana Saudi yang baru saja menyelesaikan pengambilalihan Newcastle United, telah digagalkan oleh Corriere della Sera, faktanya tetap bahwa Suning dan Inter belum keluar dari masalah.***

Editor: M Taufik

Sumber: Football Italia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ansu Fati Lebih Baik dari Messi saat Seusianya

Senin, 18 Oktober 2021 | 23:32 WIB
X