• Sabtu, 3 Desember 2022

Fraksi PKS DPRD Jabar Desak Presiden Batalkan Kenaikan Harga BBM Bersubsidi

- Rabu, 7 September 2022 | 23:18 WIB
Ketua Fraksi PKS DPRD Jabar Haru Suandharu saat membacakan surat terbuka soal desakan kepada pemerintah untuk batalkan kenaikan harga BBM di ruang Fraksi PKS DPRD Jabar, Rabu 7 September 2022. (Fokussatu.id Aries)
Ketua Fraksi PKS DPRD Jabar Haru Suandharu saat membacakan surat terbuka soal desakan kepada pemerintah untuk batalkan kenaikan harga BBM di ruang Fraksi PKS DPRD Jabar, Rabu 7 September 2022. (Fokussatu.id Aries)

FOKUSSATU.ID - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Jawa Barat desak pemerintah, batalkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi. Selain itu, PKS juga akan lakukan ini.

Desakan Batalkan Kenaikan BBM  tersebut disampaikan, Ketua Fraksi PKS DPRD Jabar Haru Suandharu  melalui surat terbuka yang ditujukan kepada Pimpinan DPRD Jabar, untuk selanjutnya diserahkan kepada Gubernur Jabar dan Presiden Republik Indonesia.

“Menindaklanjuti Aspirasi Rakyat Jabar yang telah Kami terima berkenaan dengan kenaikan harga BBM bersubsidi oleh Presiden Joko Widodo pada Sabtu, 3 September 2022 lalu, maka Kami Fraksi PKS DPRD Jabar telah menyerahkan Surat Terbuka untuk membatalkan kenaikan harga BBM bersubsidi,” kata Haru saat membacakan surat terbuka kepada wartawan di Ruang Fraksi PKS DPRD Jabar, Bandung, Rabu 7 September 2022.

Baca Juga: Simak Jadwal Lokasi SIM Keliling Online Bekasi hari Kamis 8 September 2022

Haru menjelaskan, sesuai Pasal 33 ayat (2) dan ayat (3) UUD NRI Tahun 1945 telah mengamanatkan bahwa bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara melalui cabang produksi dan dipergunakan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

“Kenaikan BBM bersubsidi jelas bertentangan dengan amanat Konstitusi kita ini,” jelasnya.

Menurut Haru, kondisi perekonomian masyarakat saat ini sedang kesulitan, baik karena dampak Pandemi Covid-19, inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.

Kenaikan harga BBM bersubsidi, lanjut Haru, jelas memperparah kondisi tersebut khususnya masyarakat menengah bawah. Kenaikan harga BBM menunjukkan sikap tidak berempati kepada rakyat banyak.

Baca Juga: INFO UPDATE, Jadwal SIM Keliling Kota Bogor hari Kamis 8 September 2022

Halaman:

Editor: Arismen Fokussatu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resmi Dilantik, DPC Demokrat Ciamis Langsung Tancap Gas

Minggu, 20 November 2022 | 07:56 WIB

Capres Oligarki Bakal Tergerus 2024

Selasa, 1 November 2022 | 13:01 WIB
X