• Sabtu, 3 Desember 2022

Resmi, Tiga Wilayah Ini Gunakan Pelat Nomor Kendaraan Warna Hijau

- Senin, 3 Oktober 2022 | 10:02 WIB
Pelat kendaraan warna hijau (Ilustrasi)
Pelat kendaraan warna hijau (Ilustrasi)
 
FOKUSSATU.ID - Kepolisian Republik Indonesia resmi menetapkan 3 wilayah di Indonesia yang mendapat keistimewaan soal pelat nomor kendaraan.
 
Pelat nomor hijau bertuliskan hitam ini resmi bisa digunakan di tiga wilayah tersebut sesuai keputusan yang tertuang dalam Peraturan Kepolisian No. 7 Tahun 2021 tentang Registerasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.
 
Adapun wilayah tersebut yakni Batam, Bintan dan Karimun.
 
Sebab Batam, Bintan dan Karimun masuk kawasan Free Trade Zone (FTZ) atau perdagangan bebas.
 
 
Dirlantas Polda Kepri, Kombes Tri Yulianto menjelaskan, perbedaan warna pelat nomor kendaraan tersebut berdasarkan Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.
 
Pelaksanaan kawasan perdagangan bebas itu diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK 04/2021 tentang pemasukan dan pengeluaran barang ke dan dari kawasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas yang kendaraan bermotor tidak boleh dioperasionalkan atau dimutasikan ke wilayah Indonesia lainnya.
 
Untuk kawasan FTZ sesuai aturan tersebut, warna hijau tulisan hitam untuk kendaraan di kawasan perdagangan bebas yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan," ucap Tri dikutip dari NTMC Polri.
 
Dengan kata lain, kendaraan dengan pelat nomor hijau adalah yang dibeli tanpa dikenakan bea masuk.
 
Kendaraan tersebut hanya boleh beroperasi di Batam, Bintan dan Karimun.
 
Sementara kendaraan yang didatangkan dari luar negeri dan dikenakan bea masuk, diperlakukan sama dengan kendaraan lainnya dan bisa dioperasikan di luar kawasan perdagangan bebas.
 
Selain pelat nomor hijau dengan tulisan hitam, masih ada beberapa jenis pelat nomor lagi dengan warna yang berbeda-beda.
 
Keempat jenis pelat nomor kendaraan itu sah digunakan, oleh mobil atau motor.
 
Namun, tidak sembarang terkait peruntukannya. Adapun untuk aturan mengenai arti dari warna pelat nomor kendaraan kini sudah diganti.
 
Awalnya mengacu pada Perkap Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 tentang Regident Ranmor lalu menjadi Perpol Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.
 
Pada Pasal 45, dijelaskan berbagai arti dari setiap warna pelat kendaraan bermotor. 
 
 
Pertama untuk warna dasar putih dengan tulisan hitam untuk kendaraan bermotor perseorangan, badan hukum, Perwakilan Negara Asing (PNA) dan Badan Internasional.
 
Kedua warna dasar kuning tulisan hitam, ditujukan untuk kendaraan bermotor umum, baik kendaraan barang maupun angkutan penumpang.
 
Ketiga berwarna dasar merah dengan tulisan putih, dipasang untuk kendaraan bermotor instansi pemerintah.
 
Keempat berwarna dasar hijau tulisan hitam untuk kendaraan bermotor di kawasan perdagangan bebas yang mendapat fasilitas pembebasan bea masuk atau berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
 
Sementara kendaraan listrik, Korlantas Polri sudah menentukan pembeda TNKB-nya dengan memasang tanda tambahan khusus berupa warna biru. ***

Editor: Asep Fokussatu

Sumber: Berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Daud Achmad Didorong Pimpin KONI Jawa Barat

Jumat, 25 November 2022 | 16:41 WIB

OJK Bantu Korban Bencana Gempa Cianjur

Jumat, 25 November 2022 | 08:37 WIB

Gempa Cianjur Tak Ganggu Jadwal Perjalanan Kereta

Senin, 21 November 2022 | 22:48 WIB

Puding Melon, Ini Sajian Spesial Keluarga Rumahan

Senin, 21 November 2022 | 20:47 WIB

Kemenkes dan Astra Kolaborasi Optimalkan Posyandu

Senin, 21 November 2022 | 17:11 WIB
X