Benarkah Doa dapat Mengubah Takdir Seseorang

photo author
Asep Fokussatu, Fokus Satu
- Minggu, 31 Oktober 2021 | 10:49 WIB
Benarkah doa bisa mengubah takdir ? (net.com)
Benarkah doa bisa mengubah takdir ? (net.com)

FOKUSSATU.ID – Anggota Fatwa Dar al-Ifta Mesir, Syekh Mahmud Syalabi menjelaskan takdir terdiri dari dua jenis, pertama ialah Takdir yang pasti terjadi, kedua adalah Takdir yang bisa ditangguhkan dan bisa dihindari dengan doa.

Dikutip dari Republika.co.id, jika seseorang berdoa atau bersedekah, Allah SWT dapat menghindarkannya sebagai tanggapan atas permohonan hamba tersebut. Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada yang akan menolak qodho kecuali doa."

Mantan mufti Mesir yang saat ini menjadi anggota Majelis Ulama Senior di Al-Azhar Mesir, Syekh Ali Jum'ah menjelaskan, pada prinsipnya doa itu tidak mengubah pengetahuan Allah.

Baca Juga: Rasulullah SAW Larang Meniup Makanan dan Minuman, Baru Tahu Ternyata Ini Alasannya

Namun, doa bisa mengubah isi catatan Lauhul Mahfudz atau kitab al-Mastur yang dilihat para malaikat. Syekh Jum'ah mengatakan, ada Takdir yang tak terelakkan atau Takdir yang pasti. Takdir itu ada dalam pengetahuan Allah SWT, dan pengetahuan-Nya tidak akan tertinggal.

Jadi, Allah SWT mengetahui ketika ada permohonan atau doa. Dan Allah SWT juga tahu bahwa ada peristiwa yang terjadi, yang mungkin bertentangan dengan apa yang tercatat dalam Lauhul Mahfudz.

"Tapi (peristiwa) itu tidak bisa bertentangan dengan pengetahuan Allah SWT yang ada dalam diri-Nya sendiri. Tidak pula diketahui oleh seorang nabi yang diutus atau malaikat yang dekat dengan Allah kecuali dengan izin-Nya," terangnya.

Syekh Jum'ah kemudian mengumpamakan, misalnya, di Lauhul Mahfudz tertulis bahwa seorang Muslim bernama Budi akan gagal dalam ujian. Lalu si Budi berdoa, "Ya Allah, berikan aku keberhasilan." Lalu Allah membantunya dan Budi pun berhasil, yang artinya bertentangan dengan Lauhul Mahfudz yang diketahui para malaikat.

Baca Juga: Ini Hukum Memasang Monitor di Ruang Shalat Menurut Fatwa Ulama

"Mengapa itu bisa terjadi? Karena doa mampu mengubah apa yang tercatat dalam Lauhul Mahfudz. Dan Allah SWT mengetahui bahwa orang tersebut akan berdoa, dan mengetahui bahwa apa yang tercatat dalam Lauhul Mahfudz itu akan berubah, serta juga mengetahui bahwa orang itu akan berhasil dalam ujian," tutur Syekh Jum'ah. (***)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Asep Fokussatu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Doa Niat Puasa Ramadan Hari Pertama dan Maknanya

Senin, 16 Februari 2026 | 10:20 WIB
X