• Minggu, 17 Oktober 2021

Istri BS, Diduga Preman Pukuli Ibu Pedagang Deliserdang, Ngadu ke Jokowi pake Nangis-nangis

- Senin, 11 Oktober 2021 | 16:49 WIB
LW, Ibu Pedagang yang sebelumnya diduga dianiaya premen.  (Instagram@apacerita_medan)
LW, Ibu Pedagang yang sebelumnya diduga dianiaya premen. (Instagram@apacerita_medan)

FOKUSSATU.ID - Nurhalimah, Istri BS --Diduga Premen yang ada September 2021, lalu ditangkap polisi atas dugaan pukuli ibu pedagang di Pasar Gambir Tembung, Deliserdang, Sumatera Utara meminta keadilan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), minta suami dibebaskan.

Nurhalimah mengunggah video di akun instagram @memomedsos --bersama kedua putrinya, memohon keadilan hukum bagi suaminya yang tertuduh jadi tersangka.

"Buat pak Jokowi, tolong bantu kami pak. Kami hanya korban, bukan tersangka. Belum pernah suami saya melakukan seperti itu pak. Saya harap bantuan kepada kami pak, berilah keadilan untuk suami saya. Saya harus menafkahi anak-anak saya," ujarnya dalam video dengan berurai air mata.

Baca Juga: Sudah Seminggu, Banjir Masih Genangi 10 Kecamatan di Sintang Kalbar, Ini Penjelasannya

Keluhan Nurhalimah lantaran kesulitan mencari nafkah untuk keluarga. Biaya makan saja merasa susah, apalagi untuk sekolah dan sewa rumah.

"Kepada bapak Kapolda, bapak Kapolres, bantulah cari keadilan untuk suami saya. Saya minta bantuan ini. Kami menyewa rumah cuma bulanan, anak-anak pada sekolah semua. Kek mana saya nak cari biaya untuk itu semua. Untuk nyari makan saja saya capek pak nyarinya, betul saya enggak sanggup pak, betul enggak sanggup menjalani hidup seperti ini," terangnya.

Menurut pengakuan BS, ia hanya bertandang ke pasar tanpa direncanakan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, BS juga merasa jadi korban. Karena diludahi, menerima cakaran dan pukulan dari ibu Liti Wari Iman Gea alias LW.

Baca Juga: Video Rizky Billar Gendong Lesty Kejora yang Pingsan Viral, Ini Penjelasannya

Terlapor BS pun sebelumnya pernah membuat laporan ke polisi. Diceritakan, LW pedagang kaki lima itu memarkirkan becak motor (betor) di samping jalan. Sejumlah barang ditumpangkannya di situ.

Halaman:

Editor: Wisnu Fokussatu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X