• Sabtu, 3 Desember 2022

Smart City Hingga Pengembangan SDM, Sabah Malaysia Berguru ke Kota Bandung

- Senin, 19 September 2022 | 19:27 WIB
Rombongan dari Sabah diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna. menanyakan berbagai aplikasi layanan yang berbasis smart city
Rombongan dari Sabah diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna. menanyakan berbagai aplikasi layanan yang berbasis smart city


FOKUSSATU.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerima Kunjungan Kerja Delegasi Jabatan Perkhidmatan Awam Negeri Sabah, Malaysia untuk bertukar ilmu terkait smart city, pemerintahan, pembangunan, hingga Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Mereka datang langsung dipimpin oleh Pengarah Perkhidmatan Awam Negeri Sabah, Mohd Yassin Bin Ibrahim. Rombongan dari Sabah itu diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna.

"Mereka ingin menanyakan berbagai aplikasi layanan yang berbasis pada teknologi. Dari berbagai aplikasi seperti perizinan, layanan kependudukan," kata Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna di Balai Kota, Senin 19 September 2022.

Baca Juga: Evaluasi EPPD atas LPPD Tahun 2021, Pemkot Bandung Terus Tingkatkan Kinerja

Ema mengungkapkan, delegasi Sabah juga berniat untuk menempatkan pegawai mereka di Kota Bandung dengan sistem magang. Selain itu, mereka juga ingin bertukar informasi terkait pola pengembangan ASN.

"Mereka juga ada keinginan untuk menempatkan pegawai mereka magang di Kota Bandung, bagaimana pola pengembangan karier ASN kita ceritakan saat ini kita sudah sistem merit," ujarnya.

Ia juga mengatakan, Kota Bandung saat ini telah memiliki berbagai macam aplikasi pelayanan publik. Di kota Bandung juga saat ini telah menerapkan sistem paperless.

Baca Juga: Hari Pertama Pasar Murah, Lebih dari 100 kg Telur Ludes

"Mereka ingin banyak belajar kepada kita, di Bandung semua sudah paperless. Bandung punya SDM karena banyaknya perguruan tinggi di kota Bandung. Mereka ingin melihat banyak aplikasi yang berjalan di Kota Bandung," kata Ema.

Menurut Ema, pelayanan publik prima adalah pelayan publik yang telah berbasis aplikasi dan mempermudah masyarakat tanpa perlu ada tatap muka.

"Ke depan saya katakan layanan publik yang baik adalah pelayanan yang tidak perlu adanya tatap muka. Proses layanan berjalan semua berbasis aplikasi. Di Bandung sudah banyak seperti perizinan dan kependudukan. Itu pelayanan publik yang juara," ucapnya.

Baca Juga: Asik! Buka Rekening bank bjb Bisa Dapat Tiket Nonton Solo Batik Music Festival

Sementara itu, Pengarah Perkhidmatan Awam Negeri Sabah, Mohd Yassin Bin Ibrahim mengatakan, Kota Bandung merupakan salah satu smart city yang telah diakui dunia.

Ia mengatakan, berbagai inovasi yang telah di lakukan di Kota Bandung menjadi inspirasi untuk membuat pelayanan publik prima mulai dari pengembangan aplikasi hingga Pengembangan SDM.

"Tujuan kami datang kemari untuk memberi latihan PNS, leadership, profesionalisme dan pelatihan khusus. Kami juga belajar tentang smart city di Kota Bandung," katanya.

Baca Juga: Genderang Pemilu 2024 Sudah Ditabuh, Ketua Partai Demokrat Jabar Ajak Seluruh Kader Jalankan 7 Intruksi AHY

"Kami ingin mendapatkan sesuatu yang lebih baru untuk pengembangan SDM. Kita ingin ada kolaborasi untuk pelatihan SDM di kedua daerah," imbuhnya.

Untuk diketahui, Jabatan Perkhidmatan Awam Negeri Sabah adalah kantor pemerintah yang mengelola administrasi pegawai negeri sipil di Negara Bagian Sabah.

Departemen ini adalah lembaga pusat di bawah Departemen Kepala Menteri Negara Bagian Sabah yang dipimpin oleh seorang Direktur Layanan dan dua Deputi.

Pelayanan yang diberikan meliputi hal-hal yang berkaitan dengan pelayanan, remunerasi, manajemen organisasi, kompetensi, beasiswa dan pelatihan.***

Editor: Wisnu Sungkara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

APBD Defisit, Berikut Langkah Bappeda Kota Sukabumi

Selasa, 15 November 2022 | 22:00 WIB
X