Yuk Ketahui Cara Olah Daging Kurban Guna Cegah Virus PMK

- Rabu, 6 Juli 2022 | 14:27 WIB
Kepala Bidang Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Ermariah di Balai Kota Bandung, Rabu 6 Juli 2022.
Kepala Bidang Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Ermariah di Balai Kota Bandung, Rabu 6 Juli 2022.

FOKUSSATU.ID - Menjelang hari raya Idul Adha pada 10 Juli mendatang, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih mengantui hewan ternak. 

Hingga saat ini, wabah PMK ini telah menyebar di 3 Kecamatan di Kota Bandung, yaitu Kecamatan Bandung Kulon, Babakan Ciparay dan Cibiru.

Namun, Fatwa MUI Nomor 32 Tahun 2022 menjelaskan ciri hewan yang masih sah dijadikan sebagai hewan kurban

Baca Juga: Masih Ada Waktu 10 Hari, Pemkot Bandung Targetkan Vaksin Booster Capai 50 Persen di Akhir Agustus

Hewan yang memiliki gejala klinis ringan, seperti lepuh ringan pada celah kuku, kondisi lesu, tidak nafsu makan, serta mengeluarkan air liur berlebih, masih sah untuk dikurbankan.

Atas hal itu, Kepala Bidang Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Ermariah memberikan beberapa tips bagaimana cara mengolah daging kurban untuk mencegah wabah PMK

Menurutnya, daging yang didapatkan jangan dicuci. Karena virus PMK akan bertahan didalam air dan dapat menyebar disaluran air.

"Apabila dicuci, air buangannya akan langsung ke saluran. Virus PMK di dalam air bisa hidup selama 75 hari. Virus ini bertahan lama di udara suhu luar. Dia bertahan lama dibenda-benda dan bertahan pula di udara," katanya di Balai Kota Bandung, Rabu 6 Juli 2022.

Baca Juga: Yana: Kota Bandung Harus Tetap Kondusif

Halaman:

Editor: Wisnu Sungkara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SIM Keliling Kota Depok Sabtu 28 Januari 2023

Sabtu, 28 Januari 2023 | 00:51 WIB

Peneliti IPB University Ciptakan Obat Herbal Antigout

Jumat, 27 Januari 2023 | 11:28 WIB

KLHK Luncukan Portal Hukum Lingkungan

Kamis, 26 Januari 2023 | 23:34 WIB
X