• Minggu, 16 Januari 2022

Raja Judi Makau Ditangkap Polisi, Saham Kasino Anjlok

- Selasa, 30 November 2021 | 16:05 WIB
Alvin Chau Cheok Wa (AFF)
Alvin Chau Cheok Wa (AFF)

FOKUSSATU.ID – Kepolisian menangkap Alvin Chau Cheok Wa si Raja judi Kasino Makau pada Sabtu 27 November 2021. Ia ditangkap lantaran dituduh melanggar ketentuan otoritas di negara tersebut.

Bos Suncity Group yang merupakan perusahaan konglomerasi hiburan itu dituduh telah memfasilitasi perjudian lintas negara. Ia ditangkap bersama 10 orang lainnya.

Tak hanya itu, Pria 47 tahun itu juga dituduh melakukan pencucian uang. Ia saat ini masih menjalani pemeriksaan kepolisian setempat.

Dari hasil pengembangan penyelidikan, saat ini kehakiman kota mengatakan telah menahan setidaknya sembilan pria dan dua wanita. Dalam konferensi persnya dilansir AFP, penangkapan ini merupakan pertama kali seorang tokoh terkemuka industri kasino di Makau ditangkap.

Baca Juga: Upaya Tangani Masalah Sampah, Wakil Wali Kota Bandung Kunjungi Kota Salatiga

Dalam keterangan persnya, kehakiman kota mengatakan bahwa bos Suncity Group itu memfasilitasi warga China daratan bermain judi. Padahal hal itu dilarang di China daratan, meski diizinkan di Makau.

Juli 2020, sindikatnya mendirikan lebih dari 12.000 agen perjudian dengan 80.000 anggota di seluruh China daratan. Warga difasilitasi bermain judi di casino luar negeri dengan online, membangun perusahaan untuk membantu para penjudi menukar asetnya dengan cip judi, memungkinkan kliennya mentransfer uang hingga mendirikan bank 'bawah tanah' untuk memberikan dana pinjaman kepada para penjudi.

Polisi pun mengatakan menemukan bukti termasuk uang tunai US$385.000 serta hard drive komputer yang telah disita. Jaksa di kota daratan Wenzhou juga telah meluncurkan penyelidikan terpisah dari Makau, dan menyebut Chau menjalankan sindikat perjudian ilegal yang menyebabkan "kerusakan parah pada tatanan sosial negara".

Sebelumnya, kampanye anti-korupsi Presiden Xi Jinping membuat pengawasan terhadap para perjabat tinggi China dan oknum yang melakukan korupsi makin ketat. Hal itu memungkinkan pejabat korup berjudi dan melakukan pencucian uang.

Halaman:

Editor: Asep Fokussatu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Siap Wujudkan Program Bandung Kota Agamis

Jumat, 14 Januari 2022 | 19:15 WIB
X