• Kamis, 23 September 2021

Kota Bandung Bangun Ketahanan Pangan Melalui Buruan Sae

- Selasa, 14 September 2021 | 12:29 WIB
Pemkot Bandung gulirkan program Buruan SAE (hms bdg)
Pemkot Bandung gulirkan program Buruan SAE (hms bdg)

FOKUSSATU.ID – Program Buruan SAE merupakan sebuah gagasan dari Pemerintah Kota Bandung yang bertujuan untuk menumbuhkan kemandirian dan pemberdayaan masyarakat dalam membentuk ketahanan pangan.

Program ini digulirkan mengingat, 96 persen pasokan pangan bagi Kota Bandung berasal dari luar daerah. Tak pelak, ketika terjadi inflasi pun kerap ditimbulkan oleh sejumlah komoditas bahan pangan.

Oleh karenanya, di samping menyangkut soal pemenuhan kebutuhan makanan, konsep ketahanan pangan Oded ini memberikan dampak secara perekonomian. Setidaknya bisa mengurangi pengeluaran masyarakat untuk membeli bahan makanan.

Oded pun mulai merealisasikan dengan menghadirkan program Buruan SAE (Sehat, Alami, dan Ekonomis) sebagai pengembangan dari konsep urban farming. Namun, Buruan SAE mengusung konten yang lebih komplit.

Baca Juga: Catet, Ini Pendaftaran Vaksinasi Massal bagi Pelajar

Buruan SAE ini program Kota Bandung membangun ketahanan pangan. Karena Kota Bandung ketergantuangan pangan dari luar itu sangat besar, itu hampir 96 persen,” ucap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar.

Jika pada urban farming hanya fokus pada komoditas tertentu semisal sayuran semata, Buruan SAE ini terintegrasi dengan banyak unsur. Yakni turut meliputi tanaman obat, buah-buahan, olahan hasil, pembibitan dan hewan ternak baik ikan ataupun unggas.

Integrasi Buruan SAE tidak sebatas di komoditas saja, tetapi sekaligus menjadi pola pengelolaan sampah selaras dengan konsep Kurangi Pisahkan Manfaatkan sampah (Kang Pisman). Yakni memanfaatkan sampah organic sebagai kompos media tanam, pupuk, lalu mengembangkan sebagai pakan ternak.

Salah satu pengaplikasian konsep Buruan SAE ditunjukan dengan pembuatan Organic Tower Garden (OTG). Sebuah konsep pemanfaatan ember dan pipa bekas dirakit secara bertumpuk, dimana bagian atas sebagaai media tanam dan di paling bawah untuk pembudidayaan ikan lele.

Halaman:

Editor: Asep Fokussatu

Sumber: Humas Kota Bandung

Tags

Terkini

Kini, Sudah Ada 8 Sekolah Lansia di Kota Bandung

Kamis, 23 September 2021 | 13:04 WIB

Oded: HJKB 211, Momentum Penguatan Semangat Kebersamaan

Selasa, 21 September 2021 | 12:52 WIB
X