• Selasa, 9 Agustus 2022

Obat-obatan dan Kosmetik Wajib Miliki Sertifikasi Halal

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 22:30 WIB
Sertifikasi Halal
Sertifikasi Halal


FOKUSSATU.ID-Produk obat-obatan, kosmetik dan barang gunaan wajib memiliki sertifikasi halal mulai Oktober tepatnya mulai 17 Oktober 2021.

 Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas menyatakan hal tersebut sesuai amanah Undang-undang Nomor 33 tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal. Aturan ini mengatur produk yang masuk, beredar dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal.

"Kewajiban bersertifikat halal untuk obat-obatan, kosmetik dan barang gunaan mulai diberlakukan, seiring dimulainya tahap kedua kewajiban bersertifikat halal mulai 17 Oktober 2021," kata  Menag Yaqut  Minggu,  (17/10/2021).

Yaqut mengungkapkan  tahapan tersebut bertujuan agar kewajiban bersertifikat halal bagi produk sebagaimana ditetapkan regulasi, terlaksana dengan baik dan menghindari potensi kesulitan, khususnya bagi pelaku usaha.

Baca Juga: Sebanyak 20 Pelaku UMKM di Kota Bandung Ikuti Bandung Week Market di Bali

Cakupan produk dalam Jaminan Produk Halal sangat luas, meliputi makanan, minuman, obat, kosmetik, produk kimiawi, produk biologi, produk rekayasa genetik, serta barang gunaan yang dipakai, digunakan, atau dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sertifikasi halal dilaksanakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag.

BPJPH sebagai leading sector secara administratif dengan melibatkan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) yang berwenang dalam pemeriksaan dan/atau pengujian kehalalan produk, serta Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Pada tahap pertama, BPJPH telah mensertifikasi 27.188 produk pelaku usaha.

Halaman:

Editor: Wisnu Fokussatu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jawa Barat Tuan Rumah Rakernas I ASLABKESDA 2022

Rabu, 3 Agustus 2022 | 20:10 WIB
X