• Minggu, 17 Oktober 2021

Moeldoko Bantah Tudingan Lakukan Perburuan Rente Dihadapan Penyidik

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:58 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko

FOKUSSATU.ID- Penyidik melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko terkait dengan laporannya terhadap dua peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Egy Primayoga dan Miftahul Huda soal pencemaran nama baik.

Kuasa hukum Moeldoko, Otto Hasibuan,  mengatakan  selama pemeriksaan kliennya dengan tegas membantah tudingan terkait promosi Ivermectin dan ekspor beras.

"Tuduhan yang disampaikan pada pak Moeldoko terkait melakukan perburuan rente artinya kan mencari untung itu tidak benar sama sekali. Jadi perburuan rente dalam peredaran Ivermectin (tidak benar),"  ujar  Otto Hasibuan  kepada wartawan di Bareskrim Polri, Selasa (12/10/2021).

Demikian pula, tuduhan tentang melakukan ekspor beras bekerjasama dengan PT Noorpay Nusantara Perkasa juga tidak benar. "Sudah dijelaskan dan dibuktikan," sambung dia.

Baca Juga: Antisipasi Pelonggaran PPKM, Ini Pesan Kapolri

Otto  Hasibuan mengatakan , dua tudingan terhadap mantan Panglima TNI tersebut tidak benar. Dia pun meminta terlapor untuk menyerahkan bukti terkait tudingan tersebut.

Otto menjelaskan,  pihaknya telah menyiapkan tiga orang saksi untuk dapat dimintai keterangan penyidik terkait perkara pencemaran nama baik.. Ketiga saksi merupakan pihak yang menyaksikan video Youtube yang mengandung unsur fitnah dan pencemaran nama baik.

"Saksi yang akan diajukan ada dua atau tiga orang," kata   Otto.

Sebelumnya, Moeldoko melaporkan dua peneliti ICW bernama Egi Primayoga dan Miftahul Huda ke Bareskrim Polri terkait kasus dugaan pencemaran nama baik. Laporan teregister dengan Nomor: STTL/361/IX/2021/BARESKRIM.

Halaman:

Editor: Wisnu Fokussatu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Saat Webinar, Ketua Bawaslu Diserang Hacker

Jumat, 15 Oktober 2021 | 01:24 WIB
X