• Kamis, 23 September 2021

Hacker Cina Diduga Meretas 10 Kementerian Termasuk BIN, Ini Langkah Mabes Polri

- Senin, 13 September 2021 | 16:04 WIB
Irjen Pol Argo Yuwono
Irjen Pol Argo Yuwono

FOKUSSATU.ID-Upaya peretasan terhadap sejumlah kementerian ditemukan pada April 2021 lalu oleh peneliti Inskit pertama kali. Kala itu, mereka tengah mendeteksi server pengendali dan control malwarre PlugX yang dioperasikan Mustang Pandang.

Terkait masalah ini Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, Polri tengah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyusul adanya kabar pembobolan sistem jaringan internal 10 kementerian dan lembaga oleh peretas asal China. Namun, dia belum dapat memberikan keterangan secara detail mengenai dugaan pembobolan tersebut.

"Dikoordinasikan ke kementerian tersebut," kata Argo Yuwono dilansir dari website divisihumaspolri.go.id, Senin (13/9/2021).

Namun demikian, jenderal bintan dua ini belum dapat menuturkan lebih lanjut mengenai langkah-langkah kepolisian terkait peretasan tersebut. Dia pun menjelaskan bahwa sejauh ini komunikasi tersebut masih dilakukan dengan sejumlah lembaga terkait.

Sehingga, kata dia, pihaknya juga belum membuka penyelidikan untuk melakukan upaya lebih lanjut dalam hal penegakan hukum dalam menyikapi permasalahan ini.

Seperti dilansir The Record pada Jumat (10/9/2021), upaya peretasan itu disebut ditemukan pada April 2021 oleh peneliti Inskit pertama kali. Kala itu, mereka tengah mendeteksi server pengendali dan control malwarre PlugX yang dioperasikan Mustang Pandang.

Dalam temuannya, server tersebut ternyata berkomunikasi dengan beberapa host dalam jaringan pemerintah Indonesia. Mereka kemudian mengklaim bahwa telah memberi tahu temuan itu kepada pemerintah Indonesia pada Juni dan Juli 2021 namun tak direspon.
Peneliti Inskit juga belum mengetahui secara jelas mengetai metode ataupun target dari peretasan.

Namun, peretasan tersebut dikaitkan dengan upaya spionase Tiongkok dalam menghadapi situasi yang menghangat di Laut China Selatan.

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar, Dave Laksono menilai institusi negara di Indonesia telah ditelanjangi imbas banyaknya kelemahan-kelemahan yang terjadi sehingga mudah diretas oleh peretas atau hacker dari negara lain.

Halaman:

Editor: Wisnu Fokussatu

Tags

Terkini

22 September Diperingati Sebagai Hari Badak Sedunia

Rabu, 22 September 2021 | 23:46 WIB

Belum Siap, Ketua DPR Minta Sekolah Tak Maksakan PTM

Rabu, 22 September 2021 | 22:32 WIB

DPR Pangkas Anggaran Tahapan Pemilu 2022

Rabu, 22 September 2021 | 21:46 WIB

Laporan Dicabut, Dinar Candy Tetap Tersangka

Rabu, 22 September 2021 | 21:16 WIB

Dua Fokus Pemerintah Tangani Covid-19

Rabu, 22 September 2021 | 19:16 WIB

Indonesia Dapat Tambahan Kiriman Vaksin

Rabu, 22 September 2021 | 16:46 WIB

Kementerian Polhukam Pantau Stok Vaksin Bio Farma

Rabu, 22 September 2021 | 16:17 WIB

Ini Arti dari Logo Warna Warni Hari Santri 2021

Rabu, 22 September 2021 | 08:38 WIB

Menag Yaqut Luncurkan Logo Hari Santri 2021

Rabu, 22 September 2021 | 08:30 WIB

Dua Vaksin Berbeda Tiba di Indonesia

Selasa, 21 September 2021 | 21:46 WIB
X