• Rabu, 1 Desember 2021

Regulasi Jadi Permasalahan Pelaksanaan Sekolah Terbuka

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 23:30 WIB
Pimpinan dan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, melakukan kunjungan kerja dalam rangka mendapatkan informasi terkait pesantren terbuka di Yayasan Tempat Kegiatan Belajar (TBK) Bedahan dan Yayasan Bakti Mulia Kota Depok. (Foto ; Humas DPRD Jabar)
Pimpinan dan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, melakukan kunjungan kerja dalam rangka mendapatkan informasi terkait pesantren terbuka di Yayasan Tempat Kegiatan Belajar (TBK) Bedahan dan Yayasan Bakti Mulia Kota Depok. (Foto ; Humas DPRD Jabar)

FOKUSSATU.ID -  Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menemukan banyak permasalahan dari pelaksanaan proses belajar mengajar lewat SMA terbuka di Kota Depok Jawa Barat. Dalam hal ini SMAN 5 Kota Depok merupakan induk dari sekolah terbuka tersebut.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya mengatakan, banyak kendala yang ditemukan dalam tata cara pelaksanaan pendidikan terbuka, terlebih dari sisi regulasi yang harus ditingkatkan.

"Harus ada harmonisasi dari peraturan-peraturan, karena karakter pendidikan terbuka dengan pendidikan formal harus ada hal yang perlu ditingkatkan," katanya di Kota Depok, Kamis, (14/10/2021).

Baca Juga: DPRD Jabar Bahas KUA PPAS APBD Murni Tahun 2022 dan Raperda

Abdul Hadi menyebut, dalam pelaksanaan sekolah terbuka ini, kini tercatat sudah 1.400 lebih siswa yang mengikuti nya. Namun demikian, seluruh siswa tersebut tidak merata dan mayoritas di sekolah induk saja yaitu SMAN 5 Kota Depok.

"Terbukti bahwa sekolah terbuka ini sudah terdaftar 1.400 lebih siswanya dan berlangsung pendidikannya dan malah lebih banyak dari sekolah induknya," sebutnya.

Menurutnya, hal itu bisa menjadi dasar agar jumlah siswa tersebut dapat merata di sekolah-sekolah yang melaksanakan pendidikan terbuka agar angka serapannya dapat lebih tinggi.

Baca Juga: DPRD Jabar : Terselenggaranya PTM Harus Ditunjang Dengan Percepatan Vaksinasi di Sekolah

"Jadi ini ada suatu langkah, kalau ini bisa dirangcangkan sebuah format yang bagus dan kemudian direplikasi dan dimodifikasi, maka sesungguhnya angka angka serapan untuk penddidikan bisa lebih tinggi," lanjutnya.

Halaman:

Editor: Kusnad Fokussatu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kota Bandung Siap Laksanakan PTMT Gelombang 3

Selasa, 30 November 2021 | 20:11 WIB

Pengusaha Dukung Bandung sebagai Kota Layak Anak

Senin, 29 November 2021 | 16:23 WIB

DLHK Upayakan Kurangi Pembuangan Sampah ke TPA

Kamis, 25 November 2021 | 20:54 WIB

Kreator Industri Siap Ramaikan Kembali Teras Cihampelas

Selasa, 23 November 2021 | 22:09 WIB

Kota Bandung Jaga Keharmonisan Antar Umat Beragama

Jumat, 19 November 2021 | 18:59 WIB
X