Rekor Jepang Tercipta di French Open 2021

photo author
Teguh Fokussatu, Fokus Satu
- Senin, 1 November 2021 | 07:12 WIB
Yonex French Open 2021
Yonex French Open 2021

FOKUSSATU.ID - Jepang akhirnya bisa menciptakan rekor baru, dengan memenangkan kelompok ganda campuran di partai final French Open 2021.

Adalah Yuta Watanabe dan Arisa Higashino, yang menjadi orang Jepang pertama yang memenangkan gelar ganda campuran di Prancis Terbuka.

Watanabe/Higashino mengulangi prestasi Yamaguchi, menutup catatan kemenangan untuk Jepang dengan mengalahkan Mathias Christiansen/Alexandra Boje dari Denmark dengan skor 21-8 dan 21-17.

Baca Juga: Jepang dan Korsel Kembali Berkuasa di BWF Series, Yonex French Open 2021

“Ini pertama kalinya kami memenangkan gelar, jadi kami sangat senang dan berterima kasih satu sama lain,” kata Higashino dilansir dari situs resmi BWF, Senin (1/11/2021).

Demikian pula dengan Kanta Tsuneyama yang memenangkan gelar terbesar dalam kariernya, merebut Yonex French Open 2021 atas Chou Tien Chen dari China Taipei.

Tsuneyama menunjukkan sedikit emosi melalui pertandingan selama 73 menit. Melakukan selebrasi setelah memenangkan reli panjang di game ketiga yang membantunya mendapatkan keunggulan atas Chou.

“Ketika saya menang, saya benar-benar terkejut. Tapi sekarang saya merasa lebih tenang, saya hanya senang. Saya tidak pernah berharap untuk melangkah sejauh ini tetapi ketika saya terus memenangkan pertandingan saya, saya dapat melihat bahwa saya memiliki peluang."

Baca Juga: Hasil Pertandingan Liga Italia, Napoli dan AC Milan Pertahankan Rekor Kemenangan

"Saya tidak ingin berhenti di sini, saya ingin sukses di Bali. Saya ingin mendedikasikan kemenangan ini untuk penggemar saya di Jepang, karena saya tidak dapat memenuhi harapan mereka di Olimpiade Tokyo meskipun mereka mendukung,” kata Tsuneyama. Ia sebelumnya memenangkan Super 500 di TOYOTA Thailand Open 2018.

Sementara Akane Yamaguchi melanjutkan kemenangannya di Denmark Open dengan kemenangan di Prancis. Ini adalah gelar Prancis Terbuka kedua Yamaguchi setelah 2018.

Yamaguchi meraih kemenangan yang relatif mudah atas rekan senegaranya Sayaka Takahashi. Meski ia mengakui kelelahan dan sakit sebelum pertandingan.

"Tantangan kali ini dibandingkan 2018 sedikit berbeda karena ini soal ketahanan. Ini adalah kompetisi demi kompetisi dan saya harus mempertahankan kekuatan mental dan fisik saya. Saya pikir saya telah banyak tumbuh dan dewasa setelah melalui pengalaman ini, ”kata Yamaguchi.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Teguh Fokussatu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Final Piala Dunia U 17, Austria Tantang Portugal

Selasa, 25 November 2025 | 14:06 WIB

Piala Dunia U17, Laga Pertama di Grup C Sama Kuat

Selasa, 4 November 2025 | 07:46 WIB

Ousmane Dembele Raih Ballon d Or 2025

Selasa, 23 September 2025 | 07:06 WIB
X