• Selasa, 9 Agustus 2022

Bripda Randy Paksa Novia Widyasari Aborsi Dua Kali, Polisi Kejar dan Periksa Penjual Obat

- Minggu, 5 Desember 2021 | 19:32 WIB
Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo saat jumpa pers (Humas Polda Jatim)
Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo saat jumpa pers (Humas Polda Jatim)

FOKUSSATU.ID - Polisi usut tuntas kasus Novia Widyasari Rahayu (NWR), warga Desa Japan, Sooko, Mojokerto yang tewas bunuh diri tenggak potasium di pusara ayahnya, Kamis 2 Desember 2021.

Hasil dari upaya tersebut, polisi sudah menangkap, tersangkakan dan bui mantan pacar NWR. Dia adalah Bripda Randy Bagus Hari Sasongko (RBHS).

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo mengatakan saat ini pihaknya sudah menahan Bripda Randy atau RBHS lantaran diduga telah melakukan pelanggaran hukum.

Baca Juga: Operasional Penerbangan di Bandara Abdulrachman Saleh dan Juanda Masih Normal

Menurut penuturan Brigjen Slamet, Bripda Randy sengaja menyuruh korban NWR untuk aborsi dua kali yakni pada Maret 2020 dan Agustus 2021.

Jika terbukti bersalah, nantinya anggota polisi tersebut akan ditindak tegas secara internal oleh Polri dan juga pidana umum.

Karena kasus tersebut, Bripda Randy terancam Perkap Nomor 14 tahun 2011 yaitu tentang Kode Etik pasal 7 dan 11 dengan hukuman paling berat Pemberhentian Dengan Tidak Hormat.

Baca Juga: Novia Widyasari Jadi Trending Topic di Twitter, Oknum Bripda Randy Jadi Tersangka dan Ditahan

Selain itu, Bripda Randy juga disangkakan hukum pidana Pasal 348 KUHP Juncto 55 tentang perbuatan sengaja menggugurkan kandungan atau mematikan janin dengan hukuman 5 tahun penjara.

Halaman:

Editor: Wisnu Fokussatu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wali Kota Bandung Takziah ke Rumah Bobotoh

Sabtu, 18 Juni 2022 | 21:40 WIB
X