• Sabtu, 4 Desember 2021

Kantor FC Porto Digeledah Terkait Skandal Penggelapan Pajak dan Pencucian Uang

- Selasa, 23 November 2021 | 23:06 WIB
Ilustrasi FC Porto. (PIXABAY)
Ilustrasi FC Porto. (PIXABAY)

FOKUSSATU.ID - Jaksa Portugal menyelidiki aliran uang 20 juta euro dalam pembayaran ilegal yang berkaitan dengan kesepakatan transfer sepak bola dan mengeksekusi 33 surat perintah penggeledahan terutama di Lisbon dan Porto, termasuk kantor FC Porto.

Kantor Kejaksaan Umum Departemen Investigasi dan Tindak Pidana Pusat mengatakan penggeledahan telah dilakukan di tempat-tempat bisnis, termasuk bank dan klub olahraga, serta beberapa tempat tinggal.

"Langkah-langkah itu dilakukan untuk mengumpulkan bukti dalam penyelidikan dugaan kejahatan penggelapan pajak, penipuan, pelanggaran kepercayaan dan pencucian uang, terkait dengan transfer pemain sepak bola dan sirkulasi keuangan yang melibatkan perantara dalam bisnis ini," kata kantor itu dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Usai Diperiksa Penyidik Polda Metro Jaya, Haris Azhar Jelaskan Ini

Baca Juga: Lupakan Kekalahan dari Persija, Persib Bertekad Kembali ke Jalur Kemenangan

"Yang menjadi masalah adalah insiden yang terjadi setidaknya dari 2017 hingga saat ini, dengan dimensi internasional yang kuat dan melibatkan pembayaran komisi lebih dari 20 juta euro."

FC Porto merilis pernyataan yang mengkonfirmasi kantor klub telah digeledah.

"FC Porto bekerja sama dengan tim penyelidik yang pekerjaannya bertujuan untuk menyita dokumen yang dapat menarik untuk penyelidikan," bunyi pernyataan itu.

Luis Filipe Vieira mengundurkan diri sebagai presiden klub Benfica pada Juli setelah ditahan sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan penipuan pajak dan pencucian uang.***

Halaman:

Editor: M Taufik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PSS Sleman Menangi Laga vs PSIS, Skor 2-1

Jumat, 3 Desember 2021 | 20:33 WIB

Carrick Memutuskan Mundur dari Manchester United

Jumat, 3 Desember 2021 | 07:50 WIB
X