• Minggu, 17 Oktober 2021

Pengajian di Garut Terindikasi NII, Ini yang Akan Dilakukan Kemenag

- Senin, 11 Oktober 2021 | 20:22 WIB
Kementerian Agama RI
Kementerian Agama RI

FOKUSSATU.ID - Sejumlah masyarakat di Garut diduga telah direkrut masuk dalam organisasi Negara Islam Indonesia (NII).

Rekrutmen itu antara lain dilakukan melalui bentuk pengajian. Doktrin NII antara lain menganggap NKRI tidak sesuai dengan ajaran Islam (thogut).

Staf Khusus Menteri Agama Mohammad Nuruzzaman mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim Badan Litbang dan Diklat untuk berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Jawa Barat melakukan kajian terkait aktivitas rekrutmen NII dalam pengajian masyarakat di Garut. 

Baca Juga: DPR Minta Pemerintah Siapkan Prokes Jamaah Terkait Pembukaan Umroh

“Kami memang mendapat informasi terkait rekrutmen itu, dan polanya melalui pengajian. Ini sedang kita kaji dan dalami,” tegas Nuruzzaman dikutip dari kemenag.go.id, Senin (11/10/2021).

“Hasil kajian ini nantinya akan disampaikan juga kepada Polri, Kemendagri, dan Kemenkopolhukkam untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangannya,” tambahnya.

Menurut Nuruzzaman, Kementerian Agama juga akan melakukan pendampingan kepada sejumlah masyarakat yang telah menjadi korban baiat. Mereka perlu diberikan edukasi dan pencerahan terkait relasi agama dan negara, serta pentingnya penguatan moderasi beragama.

Baca Juga: Rekor Baru Angkat Besi Banyak Tercipta di PON XX Papua

“Kita akan melakukan pendampingan terhadap masyarakat yang menjadi korban baiat. Mereka tentu perlu mendapat pencerahan tentang relasi agama dan negara, serta penguatan moderasi beragama,” terangnya.

Halaman:

Editor: Teguh Fokussatu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Saat Webinar, Ketua Bawaslu Diserang Hacker

Jumat, 15 Oktober 2021 | 01:24 WIB
X