• Rabu, 20 Oktober 2021

Dua Mantan Pejabat Ditjen Pajak Didakwa Terima Suap Rp 57 Miliar

- Rabu, 22 September 2021 | 20:10 WIB
Angin Prayitno Aji
Angin Prayitno Aji

FOKUSSATU.ID- Dua mantan pejabat pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Ditjen Kemenkeu) Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani didakwa menerima suap sebesar Rp15 miliar dan SGD4 juta atau setara Rp42 miliar.

Suap total Rp57 miliar itu diterima Angin dan Danan berkaitan dengan pengurusan pajak PT Jhonlin Baratama (JB), PT Bank PAN Indonesia (Bank Panin), serta PT Gunung Madu Plantations (GMP). Suap diterima Angin dan Dadan melalui konsultan pajak tiga perusahaan tersebut.

Hal ini diungkap  tim jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi  saat membacakan dakwaan Angin Prayitno Aji di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat,  Rabu (22/9/2021).

"Terdakwa melakukan, dan turut serta melakukan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan, menerima hadiah atau janji yaitu menerima uang yang keseluruhannya sebesar Rp 15 miliar dan SGD 4 juta," ujar Jaksa Takdir Suhan dalam dakwaannya.

Baca Juga: Bank Indonesia dan Pemkab Sumedang Kerjasama untuk Percepatan Digitalisasi Keuangan dan UMKM

Angin Prasetyo Aji selaku mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak, serta Dadan Ramdani selaku mantan Kepala Sub Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan Ditjen Pajak didakwa menerima suap bersama-sama dengan tim pemeriksa pajak pada Direktorat Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak.

Tim pemeriksa pajak yang disebut turut serta menerima suap dalam dakwaan adalah Wawan Ridwan, Alfred Simanjuntak, Yulmanizar, dan Febrian. Mereka diduga merekayasa hasil penghitungan pajak Bank Panin, PT Jhonlin Baratama, dan PT Gunun Madu Plantations.

"Merekayasa hasil penghitungan pajak pada wajib pajak PT Gunung Madu Plantations (GMP) untuk tahun pajak 2016, wajib pajak PT Bank Panin untuk tahun pajak 2016, dan wajib pajak PT Jhonlin Baratama (JB) untuk tahun pajak 2016 dan 2017," kata Takdir.

Uang suap sebesar Rp 57 miliar  diterima pejabat pajak dari tiga konsultan dan satu kuasa pajak. Mereka yakni, Veronika Lindawati selaku kuasa dari PT Bank Panin, Agus Susetyo selaku konsultan pajak PT Jhonlin Baratama, serta Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Magribi selaku konsultan pajak dari PT Gunung Madu Plantations.

Halaman:

Editor: Wisnu Fokussatu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diperiksa Polisi Denny Sumargo Dicecar 18 Pertanyaan

Selasa, 19 Oktober 2021 | 23:31 WIB

Ini Saran DPRD Jabar Soal kendala Tol Cisumdawu

Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:18 WIB

Kuli Bangunan Ini Edarkan Sabu Senilai Rp 6 Miliar

Selasa, 19 Oktober 2021 | 19:49 WIB

Pulang dari Papua Ratusan Atlet Jabar Jalani Karantina

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:39 WIB

Duh, Macet Dimana-mana Kang Emil Imbau Ketatkan Prokes

Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:08 WIB

Jika Galau Coba Saja Mampir ke Talaga Langit Cirebon

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:48 WIB

Soal Kasus Anak Nia Daniati, Menpan RB Jelaskan Ini

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:11 WIB
X