• Kamis, 23 September 2021

Raih WTP, Masyarakat Diminta Perhatikan Rekomendasi BPK

- Selasa, 14 September 2021 | 18:07 WIB
Workshop Anti Korupsi
Workshop Anti Korupsi

FOKUSSATU.ID-Masyarakat diminta membaca dan menjadikan perhatian rekomendasi BPK untuk laporan keuangan pemerintah yang mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agus Joko Pramono mengatakan masyarakat harus membaca rekomendasi BPK, meski laporannya mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Jadi tolong aparat penegak hukum dan masyarakat, selain membaca opininya, tolong dibaca juga temuannya, dan lebih penting lagi baca rekomendasinya,” kata Agus Joko Pramono dalam Workshop Anti Korupsi bertajuk “Deteksi dan Pencegahan Korupsi” di Jakarta, Selasa (14/9/2021).

Ia mengatakan laporan keuangan yang mendapat opini WTP dianggap bebas salah saji material, tapi pemberian opini tersebut memiliki batasan materialitas, prosedur, dan waktu. Karena itu dalam pemeriksaan laporan keuangan itu, tetap terdapat temuan masalah yang dapat ditindaklanjuti.

“Kami terus menerus menyampaikan bahwa BPK bekerja dengan standar apa, dan menjelaskan apa limitasinya. Tapi kadang terjadi euforia di masyarakat seolah WTP itu adalah sertifikat pembebasan, pernyataan bahwa telah bagus,” ujar Agus.

Ia menerangkan kadang kala laporan keuangan dengan banyak temuan tetap diberi opini WTP. Pasalnya, beberapa temuan tidak mencapai 'materialitas' atau tidak sampai mempengaruhi pengambilan keputusan yang berdasarkan pada laporan keuangan tersebut.

BPK, kata dia, juga memiliki peta jalan untuk pemeriksaan lanjutan terhadap laporan keuangan yang menunjukkan potensi korupsi. Untuk ini, BPK akan melakukan investigasi agar didapati hasil temuan yang lebih detail.

Terkait materialitas, ia mencontohkan pemeriksaan terhadap laporan keuangan Kementerian Keuangan yang mengelola dana negara paling besar karena berperan sebagai Bendahara Umum Negara, difokuskan pada hal-hal besar. Temuan dengan nilai kecil pun akan dibuat rekomendasi penyelesaiannya saja oleh BPK.

BPK lanjut dia, akan terus berusaha mengedukasi masyarakat agar WTP itu adalah opini terhadap tingkat prosedur accounting atau auditing tertentu yang sesuai dengan standar, mempunyai kontrol internal yang cukup, dan bebas salah saji yang material. (gus)

Halaman:

Editor: Wisnu Fokussatu

Tags

Terkini

22 September Diperingati Sebagai Hari Badak Sedunia

Rabu, 22 September 2021 | 23:46 WIB

Belum Siap, Ketua DPR Minta Sekolah Tak Maksakan PTM

Rabu, 22 September 2021 | 22:32 WIB

DPR Pangkas Anggaran Tahapan Pemilu 2022

Rabu, 22 September 2021 | 21:46 WIB

Laporan Dicabut, Dinar Candy Tetap Tersangka

Rabu, 22 September 2021 | 21:16 WIB

Dua Fokus Pemerintah Tangani Covid-19

Rabu, 22 September 2021 | 19:16 WIB

Indonesia Dapat Tambahan Kiriman Vaksin

Rabu, 22 September 2021 | 16:46 WIB

Kementerian Polhukam Pantau Stok Vaksin Bio Farma

Rabu, 22 September 2021 | 16:17 WIB

Ini Arti dari Logo Warna Warni Hari Santri 2021

Rabu, 22 September 2021 | 08:38 WIB

Menag Yaqut Luncurkan Logo Hari Santri 2021

Rabu, 22 September 2021 | 08:30 WIB

Dua Vaksin Berbeda Tiba di Indonesia

Selasa, 21 September 2021 | 21:46 WIB
X